spot_img

Kuartal II BSI Cetak Laba Bersih 41,31Persen Senilai Rp2,13 Triliun

Medan, MISTAR.ID

Di tengah kondisi perekonomian yang menantang akibat gejolak ekonomi global, Bank Syariah Indonesia (BSI) mencetak kenaikan laba bersih sebesar 41,31% year on year (yoy) menjadi senilai Rp2,13 triliun pada kuartal II/2022.

Direktur Utama PT BSI Hery Gunardi mengatakan seluruh indikator kinerja keuangan perseroan sepanjang paruh pertama tahun 2022 menunjukan pertumbuhan signifikan. “Penempatan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp244,66 triliun, tumbuh 13,07% secara tahunan dan didominasi oleh tabungan wadiah, giro dan deposito menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap BSI,” kata Hery, dalam keterangan tertulsnya, Jumat (30/9/22).

Sebagai catatan, lanjutnya, kinerja positif juga didukung oleh pembiayaan yang tumbuh dan sehat. Pembiayaan BSI secara keseluruhan mencapai Rp191,29 triliun, tumbuh 18,55%. Segmen terbesar yang menyokong capaian tersebut di antaranya pembiayaan mikro yang bertumbuh 31,13%, pembiayaan konsumer yang bertumbuh 21,66%, pembiayaan wholesale yang bertumbuh 20,34%, pembiayaan kartu yang bertumbuh 22,87%, dan gadai emas yang bertumbuh 20,07%.

Baca Juga:Edy Rahmayadi Perintahkan Bank Sumut Berikan Pinjaman Modal ke Petani

“Capaian positif juga terlihat dari terjaganya kualitas pembiayaan yang disalurkan. Tercatat, NPF Nett BSI mencapai 0,74%. Adapun cash coverage BSI meningkat signifikan menjadi 157,93%. Kinerja yang solid dan sehat juga ditunjukan dari pertumbuhan aset sebesar 12,46% secara yoy menjadi Rp277,34 triliun,” jelasnya.

Selain itu, BSI juga terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dengan membaiknya biaya operasional (BOPO) menjadi 74,50%.

Inovasi digital yang terus digencarkan perseroan terbukti berhasil yang antara lain ditandai dengan melonjaknya jumlah user pengguna BSI Mobile sebesar 81% menjadi 4,07 juta user per Juni 2022.

Baca Juga:Bank Syariah Indonesia Raih 5 Penghargaan

Jumlah pengguna yang semakin meningkat dipengaruhi oleh perubahan perilaku masyarakat yang mulai beralih ke e-channel BSI Mobile, ATM, maupun internet banking. Di mana saat ini profil nasabah BSI sebanyak 97% telah beralih menggunakan e-channel untuk beraktivitas perbankan. Kemudian, transaksi kumulatif BSI Mobile per Juni 2022 mencapai 117,72 juta transaksi dan berkontribusi memberikan fee based income sebesar Rp119 miliar.

Untuk diketahui, Direktur Utama PT BSI Hery Gunardi telah dinobatkan sebagai Tokoh Transformasi Ekosistem Perbankan Syariah pada acara Rakyat Merdeka Award 2022 yang mengambil tema Untuk Indonesia Pulih & Bangkit. “Terima kasih kepada seluruh nasabah dan stakeholders atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank Syariah Indonesia. Tentunya penghargaan ini memacu kami untuk selalu berinovasi dan bertransformasi memberikan kinerja dan layanan yang lebih baik,” terangnya.

Ia berharap penghargaan ini dapat memacu BSI untuk semakin memberikan produk, layanan, serta inovasi yang terbaik sesuai dengan prinsip syariah bagi masyarakat. Terlebih, BSI memiliki visi untuk menjadi 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan.(anita/hm15)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: