Kinerja Pegadaian Medan Tumbuh Rp4,1 Triliun di Triwulan I

Kinerja Pegadaian Medan Tumbuh Rp4,1 Triliun di Triwulan I
Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan Edwin Inkiriwang saat memberikan keterangan kepada wartawan menjelang berbuka puasa, Selasa (13/4/21). (f:ist/mistar)

Medan, MISTAR.ID

Kinerja PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan meliputi dua provinsi yakni Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19. Kendati tidak begitu besar pertumbuhan Out Standing Loan (OSL) dibandingkan sebelum masa pandemi, tapi kinerja PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan membukukan pencapaian Rp4,1 triliun atau 3,7 persen kenaikan di Triwulan I tahun 2021.

Demikian disampaikan Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan Edwin S Inkiriwang kepada wartawan menjelang berbuka puasa, Selasa (13/4/21). Diakui Edwin, pandemi membuat ekonomi tidak bisa bergerak. “Bisnis gadai pun terimbas pandemi. Namun seiring dengan waktu, gairah bisnis gadai kembali bergerak di masa pandemi ini,” ungkap Edwin.

Edwin memprediksi, ekonomi negeri akan segera bangkit. “Kuncinya adalah vaksinisasi. Setelah dilakukan vaksinisasi secara menyeluruh, dipastikan ekonomi akan bergerak maju. Bisnis gadai di Pegadaian pasti akan ikut tumbuh,” beber Edwin.

Baca Juga:Harga Emas di Pegadaian Naik Silih Berganti

Masa pandemi Covid-19, sambungnya tidak membuat PT Pegadaian berhenti berinovasi. Malahan di tengah pandemi ini, PT Pegadaian (Persero) tetap eksis dengan mengenalkan fitur produk barunya.

Ada beberapa fitur produk baru Pegadaian yang dapat dimanfaatkan masyarakat di masa pandemi. Yakni Gadai Harian, adalah produk gadai harian sangat cocok bagi masyarakat yang membutuhkan dana jangka pendek, seperti pedagang pasar, ibu rumah tangga dan pelaku usaha ultra mikro. Nasabah dapat mengakses produk gadai dengan bunga harian tersebut. Tarifnya sangat murah, untuk pinjaman Rp1 juta cukup membayar sewa modal Rp900 per hari.

“Kedua, Cicil Perhiasan yakni bagi masyarakat yang ingin mempunyai perhiasan emas juga dapat mengakses produk Cicil Perhiasan pada aplikasi Pegadaian Digital. Sebelumnya, Pegadaian melayani pembiayaan emas batangan, kini dikembangkan untuk pembiayaan cicil perhiasan. Untuk di Kanwil I Medan, terdapat dua outlet galeri 24 yang telah dibuka, yakni di Cabang Medan Utama dan Cabang Simpang Limun,” terangnya.

Baca Juga:Rincian Harga Emas Batangan, 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Turun

Kemudian, Gadai Efek. Gadai efek merupakan layanan pemberian pinjaman dengan jangka waktu hingga 90 hari dengan jaminan berbentuk saham dan atau obligasi tanpa warkat (scriptless) yang tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Gadai Efek ini sangat cocok bagi para investor saham atau efek lainnya.

Terakhir Titipan Emas, yakni PT Pegadaian (Persero) juga melayani jasa Titipan Emas. Fitur terbaru ini sangat cocok juga dimanfaatkan di masa lebaran. Emas yang dititip di Pegadaian terjamin aman. Dan sewa modal jasa Titipan Emas terbilang cukup murah.

“Di momen Ramadhan dan Lebaran tahun ini PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan juga menggelar berbagai program. Di antaranya Gadai Peduli, Badai Emas, Gadai Berkah Ramadhan serta program undian berhadiah. Silahkan nasabah Pegadaian datang ke Cabang atau Outlet terdekat,” sebut Edwin didampingi Deputi Bisnis Area Medan I M Aries Aviani, Deputi Bisnis Area Medan II, I Anhar Nasution, Kadep Bisnis Support Anggiat Aritonang, Kabag Humas & Protokoler Gopher Manurung, Kabag Pemasaran dan Penjualan Rinaldi Lubis. (anita/hm12)