Harga Emas Naik Lagi

Harga Emas Kembali Bersinar
Ilustrasi harga emas naik. (f:gom tobing/mistar)

Chicago, MISTAR.ID

Harga emas mengalami kenaikan pada perdagangan, Jumat (11/6/21). Naiknya harga emas setelah data harga-harga konsumen AS meningkat lebih tinggi dari yang diperkirakan. Nainya inflasi karena harga-harga konsumen AS meningkat berkat pemulihan ekonomi berkelanjutan sehingga mendorong permintaan domestik.

Hal ini juga mengurangi kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mengurangi kebijakan moneternya. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange naik USD0,9 atau 0,05% menjadi USD1.896,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (9/6/2021), emas berjangka naik USD1,1 atau 0,06% menjadi USD1.895,50 per ounce.

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat bahwa indeks harga konsumen AS melonjak 5,0% pada Mei dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Hal ini menandai kenaikan keempat berturut-turut dan level tertinggi sejak 2008.

Baca Juga:Hari Ini, Harga Emas Global dan Antam Loyo

Dengan data inflasi tersebut, Federal Reserve AS pun menilai bahwa inflasi saat ini bersifat sementara karena masalah pasokan yang disebabkan oleh Covid-19 dan akan mereda dalam beberapa bulan ke depan.

Departemen Tenaga Kerja juga mencatat klaim pengangguran pada 5 Juni berada di 376.000 atau lebih rendah klaim sebelumnya sebanyak 385.000. Klaim pengangguran mingguan ini turun ke level terendah dalam hampir 15 bulan.

“Fakta penting (dari data inflasi) bahwa pasar sangat percaya bahwa Federal Reserve AS tidak akan mengubah sikapnya dalam waktu dekat dan pedoman (kebijakan akomodatif) untuk emas tetap ada,” kata Analis Pasar Senior OANDA, Edward Moya, Jumat (11/6/21).

Baca Juga:Harga Emas Antam Anjlok, Rp949 Ribu per Gram

Investor juga memperhatikan janji Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertahankan aliran stimulus yang stabil selama musim panas, pada pertemuan kebijakannya. Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 2,9 sen atau 0,1% menjadi USD28,031 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD5,8 atau 0,5% menjadi USD1.146 per ounce. (okezone/hm12)