22.8 C
Medan
Saturday, May 28, 2022
spot_img

Ekspor Menurun Sumut Jajaki Pasar CPO ke Afrika

Medan | Mistar
Para pengusaha kelapa sawit di Sumatera Utara (Sumut) berupaya untuk mendongkrak ekspor minyak sawit yang dalam beberapa bulan terak­hir terus menurun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperluas jangkauan pasar.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut Bidang Investasi dan Promosi, Jonner Napitupulu mengatakan, saat ini pihaknya berupaya mendorong pengusaha untuk memperluas pasar ke Afrika, terutama Afrika Timur. “Potensi pasar di sana cukup tinggi,” katanya, Jumat (11/10/19).

Apalagi, tambahnya, Indonesia menjadi negara eksportir minyak kelapa sawit terbesar dunia dengan pangsa pasar sebesar 54,19%, diikuti Malaysia sebesar 29,27%. Adapun pasar utama yang menjadi negara importir CPO asal Sumut sejah ini masih India sebesar 19,96%, Tiongkok 10,31%, dan Pakistan sebesar 6,18%. Hanya saja, dalam lima tahun terakhir, kinerja ekspor CPO Sumut terus mengalami penurunan, begitu juga di negara-negara tujuan utama itu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat pada periode Januari- Agustus 2019, penurunan ekspor terbesar terjadi pada komoditas minyak sawit turun sebesar 19,52% dengan nilai US$445,82 juta.

Dia mengatakan menurunnya angka ekspor CPO disebabkan adanya pelemahan permintaan di negara tujuan utama. Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah isu seperti tingginya biaya masuk ke India, khususnya untuk industri pengolahan.

Selain itu, adanya penghapusan kebijakan biodiesel berbasis pangan di pasar Eropa, serta tingginya persediaan produk minyak nabati lainnya, seperti minyak biji bunga matahari.

Untuk itu, pengusaha kelapa sawit perlu mencari pangsa pasar baru selain di negara tujuan utama seperti India dan Tiongkok.

Jonner mengatakan, kelapa sawit memiliki potensi pasar yang cukup besar di Ethiopia.

Permintaan dari negara itu cukup tinggi karena 40% produk makanan di sana berbahan dasar CPO.

“Ekspansi ke luar negeri diperlukan untuk mengembangkan kemampuan, menggali dan memperluas jaringan bisnis yang saling menguntungkan,” pungkasnya..

Penulis: Danil Pekuali

Editor Luhut Simanjuntak

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: