23.9 C
Medan
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Stop! Ritual Goyang Mobil Saat Isi Bensin Berisiko Kebakaran di SPBU

MISTAR.ID

Entah sejak kapan kebiasaan menggoyang kendaraan khususnya mobil dilakukan saat mengisi bahan bakar. Dan pemandangan itu bukan tak jarang dilakukan. Tentu saja alasan mereka adalah agar BBM yang terisi lebih padat atau tidak tersangkut di celah-celah. Nah lho?

Tahu kah anda bahwa kebiasaan menggoyang-goyang mobil saat isi bensin di SPBU dianggap aktivitas tak ada manfaat oleh Pertamina. Alasannya karena tanpa digoyang bahan bakar minyak (BBM) yang bentuknya cairan punya sifat mengisi bentuk wadah dan mudah turun ke bawah karena gravitasi. Bahkan Pertamina menganggap menggoyangkan kendaraan justru bisa menimbulkan kebakaran.

Peringatan itu sudah dikampanyekan Pertamina melalui SPBU. Salah satunya dengan memasang spanduk yang melarang masyarakat menggoyang-goyang kendaraan saat isi bensin.

Baca juga:3.160 Warga Sumut Daftar Program Subsidi Tepat Sasaran BBM

Spanduk itu bertuliskan ‘Kebiasaan menggoyang mobil & motor saat isi bensin bisa menimbulkan kebakaran’.

Lalu tulisan dalam spanduk itu juga menjelaskan alasannya, ‘Kebakaran bisa terjadi karena ujung nozzle besi bertemu dengan ujung tanki, di saat kedua titik beda muatan bertemu maka terjadi gesekan listrik statis, maka memungkinkan adanya loncatan percikan api’.

Pertamina dalam unggahan penjelasan tentang ini di media sosial menjelaskan menggoyang kendaraan saat isi bensin buat melancarkan aliran BBM ke tangki adalah ‘mitos’.

Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan pernah menjelaskan menggoyang kendaraan bisa menimbulkan gesekan nozzle dengan area sekitar tangki atau lubang. Bila dilakukan terus menerus, kata dia, ada potensi muncul listrik statis kemudian menyulut kebakaran.

Baca juga:Isi BBM Pakai Aplikasi, Ini Pendapat Warga Siantar dan Petugas SPBU

Eko lalu bilang juga menggoyang kendaraan ketika isi bensin dapat mengganggu keamanan di area SPBU.

“Namun kebiasaan tersebut dapat menimbulkan gesekan apabila dilakukan secara intens yang berpotensi memunculkan listrik statis yang berbahaya di area pengisian BBM. Hal ini bisa berpotensi memicu bahaya kebakaran,” kata Eko. (cnn/hm06)

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Warga Dairi Demo ke Gedung DPRD, Ini Tujuannya

Dairi, MISTAR.ID Puluhan warga Kabupaten Dairi kembali melakukan aksi demo terkait pembahasan P-APBD 2022 ke Gedung DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (3/10/22). Namun...

2 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Longsor

Madina, MISTAR.ID Warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tiba-tiba dikejutkan dengan meninggalnya dua orang warga yang tertimbun tanah longsor saat menggali lubang, di lahan eks PT...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: