27 C
Medan
Thursday, May 26, 2022
spot_img

Mengajarkan Tanggung Jawab Pada Anak

MISTAR.ID

Meski tidak sedikit anak tumbuh menjadi sosok yang bertanggung jawab dengan sendirinya sesuai dengan usianya kelak, namun tidak sedikit anak yang kebalikannya. Tidak jarang, anak yang tidak memiliki tanggungjawab justru menjadi beban keluarga hingga ia dewasa.

Menyiapkan anak menjadi sosok yang bertanggung jawab adalah tugas orangtua. Lantas dari mana orangtua harus memulainya agar tidak salah langkah karena belajar untuk bertanggung jawab memang tidak mudah.

Mengajarkan bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata kita terkadang menimbulkan perasaan tidak nyaman, membuat banyak orangtua bingung bagaimana metode yang tepat untuk mengajarkannya.

Baca juga: Kisah Miris, Suami Ceraikan Istri Demi Nikahi Anak Kandung yang Hamil

Ada lima tips untuk mengajari anak bagaimana cara bertanggung jawab, seperti dilansir dari Moms, berikut ini.

1. Dimulai dari hal kecil

Sama seperti saat mengajarkan hal lain pada anak, lakukan dari langkah kecil alias “baby step” saat mengajarkan anak tentang tanggung jawab. Lakukan secara perlahan, namun sejak dini.

Ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk mengajari anak tanggung jawab dengan mendorongnya membereskan sesuatu terlebih dahulu sebelum memulai hal baru. Cara ini dapat membuat anak menyadari bahwa mereka harus bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya.

2. Konsekuensi

Meski tidak semua hal tentang tanggung jawab melibatkan kedisiplinan, tetap saja semuanya berbicara tentang konsekuensi. Konsekuensi juga tidak selalu berarti negatif, hanya buah dari kata-kata atau perilaku. Karena itu, anak perlu memahami bahwa akan ada konsekuensi dari apa yang mereka lakukan, terlepas baik atau buruknya.

Semuanya bisa dipelajari dengan cara sederhana dan sendirinya. Misalnya, jika sedang musim hujan dan anak malas membawa payung saat keluar rumah, biarkan saja. Setelah itu, mereka akan memahami bahwa kebasahan merupakan konsekuensi alami karena malas membawa payung.

3. Budaya tanggung jawab

Sebaiknya setiap keluarga menetapkan “budaya tanggung jawab.” Artinya, setiap orang yang tinggal di sana bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Hal ini perlu dilakukan karena anak kecil perlu melihat anggota keluarga lain selain ibu, seperti ayah dan saudara laki-lakinya, bertanggung jawab atas kekacauan yang mereka buat.

Lalu, jika ibu atau ayah melakukan kesalahan, anak harus mendengar mereka meminta maaf dan bertanggung jawab atas kesalahan mereka.

4. Metode mengingat

Menurut A Fine Parent, mengajari anak-anak tentang rasa tanggung jawab akan melibatkan banyak pengingat. Misalnya, jika si kecil mengambil sekotak mainannya dan akan menumpahkannya ke lantai, mungkin kita ingin berteriak “jangan”, tetapi kemungkinan besar anak akan melakukannya lagi di lain hari.

Jadi, lebih baik luangkan waktu sejenak dan ingatkan anak bahwa jika mereka menumpahkan semua mainan, mereka harus mengambil semuanya. Baca Juga: Imunisasi dasar anak-anak juga bisa membantu terciptanya herd immunity Bersikaplah jelas dan konsisten. Lalu, jika anak benar-benar menuang semua mainannya, penting untuk memastikan mereka membereskannya sesuai kesepakatan di awal.

Baca juga: Mendidik Anak Agar tidak Manja

5. Buat mereka melakukannya

Semua orangtua ingin melindungi anak mereka, sampai-sampai terkadang melakukan sesuatu yang salah, seperti meminta maaf jika anak melakukan kesalahan supaya mereka merasa nyaman. Padahal, ini tidak akan mengajari anak tentang pentingnya bertanggung jawab.

Menurut Edublox Online Tutor, penting bagi orangtua untuk membuat mereka bertanggung jawab atas pilihan mereka. Misalnya, jika anak menyakiti anak lain, mereka lah yang harus meminta maaf. Orangtua bisa menemani anak, namun, anak lah yang harus meminta maaf pada anak yang mereka lukai. Mungkin, anak akan merasa tidak nyaman, namun itu normal dan perasaan negatif yang mereka rasakan itulah yang akan mendorong mereka untuk tidak melakukan hal buruk lagi.

Nah, mulailah langkah-langkah tersebut dari sekarang. Tidak ada kata terlambat, sebelum kita menyesal. (kontan/hm06)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: